Archive for the ‘Cinta Tanah Air’ Category

Konsepsi Bela Negara Dan Ancaman Keutuhan Wilayah Kedaulatan RI

Wednesday, April 22nd, 2009

merah-putih-di-puncakOleh: Kolonel Ctp. Drs. Juni Suburi

Pendahuluan
Perubahan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia karena dampak globalisasi kemajuan teknologi diberbagai bidang seperti komunikasi, informasi, dsb. sangat berpengaruh terhadap aspek sosial yang mencakup tata nilai dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Produk-produk ilmu pengetahuan dan teknologi yang masuk dari luar akan membawa nilai-nilai tertentu yang secara langsung atau tidak akan bersinggungan dengan nilai-nilai yang sudah ada yang pada akhirnya akan mempengaruhi dan merubah tata nilai yang sudah menjadi identitas maupun pedoman kehidupan bangsa Indonesia. (more…)

Cinta Tanah Air Dan Bangsa

Tuesday, March 10th, 2009

pendaki-gunungOleh: Granat WP

Bisa dikatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dilahirkan oleh generasi yang mempunyai idealisme cinta tanah air & bangsa, kalau tidak, mungkin saat ini kita bangsa Indoneia masih dijajah oleh Belanda yang luas negaranya dibandingkan pulau Bali saja masih luasan pulau Bali. Kita harus sangat terimakasih kepada para tokoh yang mencentuskan pembentukan organisasi Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908, para pencetus Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, dan para tokoh yang memungkinkan terjadinya proklamasi 17 Agustus 1945. Saya sangat yakin mereka adalah contoh paling pas untuk dijadikan tokoh-tokoh nasionalis tulen yang cintanya pada tanah air dan bangsa melebihi cintanya pada diri sendiri yang kita harus hormati sepanjang masa. (more…)

Sejak Belia Cinta Tanah Air

Thursday, March 5th, 2009

wawan_purwantoOleh: TokohIndonesia.Com

Sebagai peneliti masalah-masalah intelijen, Wawan berhasil mengubahkan berbagai persoalan yang masih gelap menjadi bloking pemetaan geopolitik strategis, baik itu di lingkungan nasional, regional dan internasional.

Wawan secara lugas membahasakan bahasa bawah tanah menjadi bahasa kaum awam. Dengan kehadiran Wawan sebagai semacam pembicara, persoalan-persoalan intelijen yang biasanya tertutup menjadi akrab di telinga setiap orang tanpa dihantui rasa takut. Dan karena kelugasan itu pula suaranya menjadi didengar dimana-mana, terutama oleh para pemimpin negara.

Wawan menjadi sering dimintakan memberikan masukan agar pemimpin tidak salah mengambil kebijakan. (more…)

Indonesia ku

Friday, February 27th, 2009

indonesia2Oleh: Erizeli Bandaro

Saudaraku, bisakah kamu melupakan sejenak tentang Indonesia. Begitu katanyanya kepadaku , ditengah kesedihan. Ketika harapan hablur, ketika ketidak pastian selalu menjadi pasti bagi yang lemah. Putus asa adalah pilihan tanpa bisa memilih. Saya tak bisa menghindar dari semua ini, tentang tanah air. Sebuah negeri, sebuah sejarah tentang heroic, sebuah nama. Apa arti semua ini. Adakah makna tentang tanah air ? Diluar negeri , saya berusaha membaca dengan teliti di papan pengumuman kurs mata uang disamping desk receptionist Hotel. Tidak ada kurs yang berlaku untuk Rupiah. Saya sedih karena uang yang melambangkan legitimasi negara tidak diakui dinegeri orang. Ketika saya kembali ke tanah air, yang nampak di Bendara kedatangan adalah berbagai poster iklan tentang VISA, AMEX, CITIbank Semuanya berbau asing dibanggakan dinegeri ini. (more…)

Kembalikan Semangat Cinta Tanah Air Lewat Lagu

Tuesday, February 24th, 2009

menyanyi-lagu-bangsaOleh: Nelly Hamjannah,S.Sos,M.Si

Pada momen seabad hari Kebangkitan Nasional 2008 yang baru lalu, dalam salah satu acara Televisi Swasta yang menyiarkan tentang pengetahuan dan penghapalan lagu – lagu kebangsaan bagi siswa – siswi SLTP sampai SLTA, Mahasiswa sampai masyarakat luas. Dari tayangan tersebut dapat dilihat betapa rasa nasionalisme masyarakat sudah sangat kurang, hal in tentunya sangatlah menyedihkan karena hampir 80 % siswa / mahasiswa/ masyarakat umum yang ditemui dan diminta untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya maupun lagu –lagu Nasional lainnya seperti Maju Tak Gentar, Halo – halo Bandung , ataupun Bagimu Negeri sebagian besar salah pengucapan bait –baitnya. ada yang terbolak – balik, tidak sedikit pula yang lupa bait yang mana untuk lagu yang mana. (more…)